BerandaOpini RedaksiMasyarakat Pekon Sukajadi Bangun Talud TPU Secara Swadaya

Masyarakat Pekon Sukajadi Bangun Talud TPU Secara Swadaya

Pesisir Barat (Krui) : Masyarakat Pekon (Desa) Sukajadi, Kecamatan Krui Selatan melakukan kegiatan gotong – royong membangun talud sebagai penahan tanah longsor di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Pemangku (Dusun) 4 Hamjuntung, Minggu (10/09/2023).

Abror (59) salah seorang warga mengatakan, bahwa pembangunan talud untuk mencegah agar  tidak terjadi tanah longsor, karena lokasi pemakaman letaknya di dekat sungai kecil.

Dia juga mengatakan bahwa pengerjaan tersebut dilakukan atas inisiatif warga sekitar, sedangkan untuk pembiayaan pengerjaan talut dilakukan secara swadaya.

” Untuk biaya, kami mengumpulkan secara swadaya, seperti dari pihak keluarga yang memang keturunannya dimakamkan di TPU tersebut, dan ada juga yang memang keluarganya dari Pekon Sukajadi, ” ujar Abror.

 ” Sedangkan donatur lainnya, ada dari pihak keluarga yang memang berdomisili di luar daerah, seperti dari kota Bogor, Bandung, Tangerang dan dari Kabupaten ini, seperti dari Kecamatan Ngaras dan Pekon Walur, ” ungkap Abror.

” Untuk panjang pengerjaan talud, panjangnya kurang lebih 60 meter, dan sampai saat ini sudah 26 meter talud yang telah dikerjakan, sisanya masih ada kurang lebih 30 meter lagi yang belum, ” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga sekitar yang bernama Ahmadi (56) mengatakan bahwa lokasi TPU memang dikelilingi oleh anak sungai Hamjuntung.

” Sudah 2 minggu ini kami melakukan  gotong – royong pengerjaan talud dengan melibatkan warga Pekon Sukajadi, ” ujar Ahmadi.

” Kami khawatir jika di musim penghujan nanti, tanah di pinggir tebing TPU akan tergerus, dan menyebabkan terjadi longsor, karena ada beberapa makam yang memang letaknya di pinggir tebing, ” ujarnya.

” Karena saat ini masih terjadi musim kemarau, maka seluruh warga berinisiatif untuk mengerjakannya, melalui swadaya, ” ungkapnya.

” Harapan saya pada tahun depan ada perhatian dari Pemerintahan Pekon (Desa) untuk membantu pengerjaan talud penahan longsor tersebut, ” tegasnya.

” Tidak hanya itu, masyarakat sekitar juga mengharapkan adanya pemagaran, agar tidak ada hewan ternak yang memasuki area makam, ” tutupnya.
Baca Juga
- Advertisment -spot_img

Berita Populer

Recent Comments